Minggu, 27 November 2011

Cinta Berat Di Ongkos??

Ini adalah kutipan tema yang saya ambil dari salah satu acara Bapak Mario Teguh di salah satu stasiun tv swasta.
Urusan cinta pasti selalu butuh pengorbanan, hanya saja saat orang bilang cintaku berat diongkos pasti kita berpikiran seperti ini "ih,, ni orang hitung-hitungan banget sih."
Memang tak bisa kita pungkiri kalau cinta itu butuh pengorbanan, butuh ongkos. Namun sebelumnya kita harus membuka mindset kita terlebih dahulu mengenai ongkos yang dimaksud di sini. Bukan hanya sebatas materi saja, namun juga kesetiaan,waktu, perhatian,dan bentuk pengobanan lainnya. Pengorbanan sendiri adalah berani melepaskan suatu kebaikan/kesenangan demi kebaikan yang lebih besar lagi.
Banyak pasangan yang merasa sudah banyak berkorban demi pasangannya,bisa dengan materi yang lebih tapi lupa menyeimbangkannya dengan perhatian dan kasih sayang. Saat mulai berkenalan terlihat jelas ketertarikan keduanya, namun setelah berlangsung agak lama bahkan memasuki waktu yang bertahun ketertarikan tersebut lama-kelamaan mulai terkikis, pujian yang dulu selalu didengar mulai sering absen dari pendengaran, bahkan kemudian berubah jadi terlalu sibuk dengan aktivitas masing-masing.
Perlu menambah ongkos jika hal ini mulai terlihat,, mengapa tidak membangkitkan lagi pujian-pujian kecil itu untuk pasangan. Ingatlah kembali apa yang membuat Anda dulu menyukai pasangan Anda.
Curigaan dalam suatu hubungan juga perlu lo teman,, karena dengan curiga berarti ia sangat memperhatikan Anda. Bukannya setiap orang suka untuk diperhatikan?
Dan dalam urusan cinta,, ongkos yang harus dibayar bukannya bersama-sama, tapi ongkos kam, kamu tanggung sendiri, dan aku juga tanggung sendiri,, jadi tidak hitung-hitungan.
Contohnya: jika suami pulang terlambat ke rumah dan lupa untuk memberi tahu,, bukan berarti istri menghitungnya dan bilang "mas kamu udah 10 kali pulang terlambat dan tidak beri tahu saya, jadi sekarang giliran saya ya yang seperti itu".
Jika itu yang terjadi bisa-bisa kacau donk.
hehehe.... :)
Akhir kata saya ingin sampaikan: "Pilihlah yang terbaik dan berikanlah yang terbaik untuk pasangan kita."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar